Randuagung, 28 April 2025 — Masyarakat Dusun Sering, Desa Randuagung, akan menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi pada hari Senin, 28 April 2025. Acara ini menjadi bentuk rasa syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpah serta sebagai ajang mempererat kebersamaan dan menjaga warisan budaya leluhur.
Rangkaian acara Sedekah Bumi akan dimulai dengan hajatan di punden, yang merupakan prosesi inti berupa doa bersama dan sesaji sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur dan alam. Acara ini akan berlangsung dengan khidmat di tempat keramat yang dipercaya sebagai pusat spiritual dusun.
Usai prosesi doa, masyarakat akan disuguhi pertunjukan budaya Ketoprak Wahyu Manggolo, sebuah seni pertunjukan tradisional yang mengangkat kisah-kisah bernilai luhur serta menghibur warga dari berbagai kalangan.
Tidak hanya itu, kemeriahan akan semakin terasa dengan adanya lomba panjat pinang, yang selalu menjadi daya tarik tersendiri setiap tahunnya. Anak-anak hingga orang dewasa turut ambil bagian dalam permainan tradisional yang sarat makna gotong royong ini.
Malamnya, akan digelar pentas seni tari anak, yang menampilkan kreativitas dan bakat generasi muda Dusun Sering dalam melestarikan seni tari daerah. Penampilan mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus bentuk regenerasi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.
Sebagai penutup, pertunjukan budaya Ketoprak Wahyu Manggolo siap menemani malam penuh syukur.
Sedekah Bumi tahun ini tidak hanya menjadi momentum spiritual dan sosial, namun juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan budaya. (adm/ans)